RIKI PUTRA : GAMELAN RULES, UNPLUGGED

Menyatu dengan musik dan gamelan bersama Riki Putra

Yogyakarta 17 Mei 2017 – Setelah menjalankan konser perdananya di concert hall Taman Budaya Yogyakarta, kali ini Riki Putra akan menjalankan konser keduanya di gedung PKKH UGM dengan tajuk ‘Gamelan Rules, Unplugged’. Konser ini nantinya akan digelar di Gedung PKKH UGM Yogyakarta pada hari Kamis, 25 Mei 2017 mulai pukul 18.00 WIB.

Berbeda dengan konsep konser sebelumnya yang menggunak Orkestra dan Gamelan yang terdiri dari 52 orang musisi, konser ‘Unplugged’ kali ini hanya akan melibatkan 14 orang musisi dengan konsep akustik. Konsep yang di usung kali ini digelar untuk mendukung sebagian lagu Riki Putra yang membutuhkan atmosfir yang tenang.

Riki Putra menulis lagu-lagunya secara cukup unik. Tiap lagu di buat dengan tujuan tertentu dan memiliki filosofi tersendiri. Lagu “Sewo”’ contohnya, ditulis sebagai pengingat. Pengingat tentang keadaan dimana kita tidak seharusnya menyerah walau segala usaha kita tidak ada yang berbuah. Lagu “Here it comes” pun mempunyai makna ganda, dengan inti cerita tentang suatu keadaan buruk yang akhirnya terjadi setelah sekian lama di takutkan akan datang.

Yang menarik dari komposisi musik Riki Putra mempunyai influence gamelan. Riki Putra mengakui Gamelan telah memberi banyak inspirasi. “Gamelan itu mistis, secara suasana dan secara bunyi. Musik itu terprediksi, tiap kali saya mendengar music , semuanya sudah tertebak. Pattern yang akan di mainkan, posibilitas harmoni, pola rhytm dan lain lain. Tapi gamelan tidak.tidak pernah begitu jelas apa yang terjadi walau saya tahu persis secara tekhnis apa yang mereka mainkan. Selalu ada hal yang tak terjelaskan. Dan itu menarik, itu tidak tertebak,” jelas Riki.

Riki ingat awal ketertarikannya terhadap gamelan justru bukan dari Indonesia dan dari orang Indonesia. “Waktu lagi kelas teori musik di sekolah music di LA. Teman-teman di kelas pada cerita kalau aku orang Indonesia. Terus guruku bertanya apa benar aku orang Indonesia, terus dia main gamelan pelog pakai piano. Dia cerita dia belajar gamelan waktu bachelor di UCLA. Mirisnya lagi dia orang Amerika keturunan Belanda. Semenjak momen itu aku bertekad bahwa akan berkaya besar dengan gamelan. Dan dengan tekad dan usaha hal tersebut kini benar-benar terjadi,” terangnya.

Sebagai usaha mengenalkan gamelan, Riki menerangkan ia menggunakan instrument dan genre modern sebagai ‘jembatan’ untuk memperkenalkan gamelan ke masyarakat saat ini. Dengan cara ini maka gamelan akan lebih mudah di terima bagi kaum awam sebelum mereka belajar mendalami gamelan lebih dalam.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.