EFEK RUMAH KACA MERILIS ALBUM KETIGA “SINESTESIA”

siaran pers white Graphic1

SINESTESIA
Efek Rumah Kaca

I. Tentang Efek Rumah Kaca

IMG_5374-edit-2

Efek Rumah kaca adalah band yang terbentuk dari tahun 2001 dengan personil Cholil Mahmud sebagai vokalis sekaligus gitaris, Adrian Yunan sebagai pencabik bas dan vokal latar dan Akbar Bagus sebagai penggebuk drum dan vokal latar.

Sebelumnya, Efek rumah kaca mempunyai dua album, yaitu Efek Rumah kaca – Efek Rumah Kaca (self titled) pada tahun 2007 dan Efek Rumah Kaca – Kamar Gelap pada tahun 2008. Kedua album tersebut mendapatkan banyak penghargaan dari berbagai media yang mengantarkan Efek Rumah Kaca banyak diundang untuk tampil di berbagai acara baik dalam skala lokal, nasional maupun internasional.

Bulan Desember ini, Efek Rumah Kaca baru saja menyelesaikan Album ketiga yang sudah lama ditunggu-tunggu, berjudul Sinestesia.

II. SINESTESIA

Album Sinestesia mengajak penggemar Efek Rumah Kaca bersama-sama menikmati perjalanan musikalitas Efek Rumah Kaca dari album pertama, kedua, hingga perubahan gaya bermusiknya di album ketiga ini.

Sinestesia, adalah album yang sinematis. Jika didengarkan, ia akan mengajak pendengarnya mengembara di alam khayal masing-masing pendengarnya.

●    Album Kamar Gelap dinobatkan sebagai album terbaik oleh ICEMA (Indonesia Cutting Edge Music Awards) di tahun 2010
●    Album terbaik 2009 oleh majalah Rolling Stone Indonesia
●    Rookie of the Year 2008 oleh majalah Rolling Stone Indonesia
●    Nominator Akademi Musik Indonesia Awards 2008
●    Peraih penghargaan The Best Cutting Edge oleh MTV Music Awards 2008
●    Dua lagu ERK (Di Udara dan Cinta Melulu) masuk dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone Indonesia

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.