JOGJA NOISE BOMBING FEST 2016

jogja noise bombing 2016 JNB in the wire

JNB FEST 2016, GELARAN FESTIVAL NOISE INTERNASIONAL DI YOGYAKARTA

Noise yang bisa diidentikkan sebagai berisik atau bising, mungkin merupakan sebuah hal yang tidak diinginkan dalam sebuah komposisi lagu. Sebisa mungkin sebuah komposisi lagu menghilangkan unsur noise didalamnya. Akan tetapi lain hal nya apabila bebunyian berisik tersebut kemudian diolah dan dikomposisikan sebagai menu utama sebuah karya musik yang disebut Noise.

Sebelum itu mungkin kita bertanya-tanya, apakah Noise bisa disebut sebagai musik? Di Indonesia mungkin akan sulit menemukan rujukan mengenai Noise sebagai bagian dari musik, dan kebanyakan yang bermain Noise pun tidak terlalu memusingkan hal tersebut. Tapi kini merujuk ke laporan tugas akhir program studi S-1 jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia yang berjudul  JOGJA NOISE BOMBING: KOMUNITAS EXPERIMENTAL-NOISE DI JOGJAKARTA yang disusun oleh Annamira Sophia Latuconsina, secara akademik jawaban atas pertanyaan tersebut sudah mulai tercerahkan.

Jogja Noise Bombing sendiri sebagai sebuah kolektif yang terbuka untuk penggemar musik Noise telah menggelar beberapa acara semisal workshop membuat alat, pameran, bermain di area publik, diskusi, screening film tentang Noise, mengorganisir tour pemain Noise baik dalam maupun luar Indonesia serta menginisiasi sebuah festival tahunan bertajuk, Jogja Noise Bombing Festival. Kegiatan kolektif ini telah menarik perhatian media massa bahkan sampai ke belahan dunia lain, semisal The Wire sebuah majalah seni musik kontemporer terkemuka dari Inggris pernah memuat artikel mengenai kolektif ini di edisi Desember 2015.

Adapun Jogja Noise Bombing Festival yang telah digelar beberapa kali ini tak hanya menampilkan artis Noise dalam negri tapi juga dari penjuru dunia. Festival bertaraf internasional ini tercatat pernah diikuti oleh artis Noise dari Amerika, Jepang, Singapura, New Zealand, Hongkong, Australia, Inggris, Malaysia, Perancis dan lain lain. Tahun 2016 ini Jogja Noise Bombing bekerjasama dengan iCAN (Indonesia Contemporary Art Network) yang menyediakan galeri seni mereka di jalan Suryodiningratan no. 39 sebagai tempat untuk festival ini yang digelar pada hari Jumat, 22 Januari 2016 mulai pukul 19.00 WIB.

Adapun artis Noise yang akan bermain di festival tahun ini adalah:
Bob Ostertag (USA)
Timeghost (USA)
Wayan Mižu Sumitro (Slovakia)
Artmosf (Muara Enim)
RJML (Solo)
R.E.D (Singapore)
GHORA (Singapore)
Remon Red (Jakarta)
Division Fracture (Jakarta)
Annisa of Sarana (Samarinda)
KVMSY (Bandung/YK)
Gigih Kurnia (Ponorogo)
Lintang Radittya of Kenalirangkai Pakai
Coffee Faith
Palasick
Satya Prapanca
Menstrual Synthdrone

Opening act: Wounded Hand
VJ: 3GP

Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

(Jogja Noise Bombing)

NB:
hashtag #JNBfest2016

You may also like...

1 Response

  1. dalam negeri. Sebagai sebuah festival, Jogja Noise Bombing 2016 masih menunjukkan keterbukaan untuk lebih berkembang secara keseluruhan. Tantangan yang mesti dijawab perlahan. Namun, acara ini sudah mantap di lajur yang benar sebagai wahana mewadahi dan melestarikan daya kreasi pegiat dan pemuja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *