METHIUMS // BEYOND INFINITY RILIS SPLIT EP DI AWAL TAHUN 2017

Methiums - Beyond Infinity

Methiums – Beyond Infinity

M E T H I U M S / / B E Y O N D I N F I N I T Y
[Split EP] – 2017

Setelah melalui proses rekaman, post-production, dan diskusi selama setahun, dua proyek solo instrumental djent, Methiums dan Beyond Infinity, akhirnya merilis split EP mereka pada tanggal 28 Januari 2017 secara digital via Bandcamp masing – masing [ methiums.bandcamp.com & beyondinfinityidn.bandcamp.com ] serta video streaming pada channel YouTube Methiums . Split EP ini merupakan proyek gabungan perdana dan berisi empat lagu yang mengusung modern progressive metal ala Protest The Hero, Periphery, dan TesseracT yang kental. Tidak hanya berisi dua band tersebut, EP ini juga menghadirkan guest gitar solo dari Malik Ganis Ilman (Headcrusher, Catasthrope) di lagu Methiums yang berjudul “The Undone”. Baik Beyond Infinity dan Methiums juga saling bertukar dalam mengisi guest gitar solo, masing-masing di lagu “Clouds Inside” dan “Lucerna”.

Split EP yang merupakan kolaborasi pertama ini tercipta dari bincang-bincang iseng dan proses saling kirim materi yang rencananya akan dirilis di album masing-masing. Tidak disadari, ternyata ada benang merah diantara materi-materi tersebut, yang mana terdapat corak gabungan antara musik djenty yang heavy dan unsur-unsur ambient yang chill, meskipun dalam takaran maupun komposisi yang berbeda. Split Methiums dan Beyond Infinity ini dirasa klob mengingat keduanya sama-sama arek Suroboyo, dan juga sebagai solo project djent yang aktif hingga saat ini.

Dalam rilisan ini, Arya Akbara sendiri yang bertindak sebagai engineer, dan semua lagu di split EP ini direkam secara mandiri di kamar tidur masing-masing dengan menggunakan PC dan laptop. Proses penggarapan split EP juga cukup memakan waktu dikarenakan komunikasi keduanya yang terhambat oleh jarak antara Surabaya (dimana Reza masih menyelesaikan pendidikannya) dan Pangkalan Bun (kota lokasi kerja Arya), sehingga diskusi, tinjauan, dan pengiriman materi lebih banyak dilakukan melalui email. Untuk artwork, dipercayakan kepada fotografer/artworker muda, Baryeri Enggarnadi, karena selain memiliki selera musik yang tak jauh berbeda dari Arya dan Reza, ketiganya besar di lingkungan yang sama, membuat komunikasi, tukar ide serta segala prosesnya menjadi lebih solid.

Split EP ini akan tersedia secara digital melalui platform Bandcamp, iTunes, dan Spotify. Nantinya, split EP ini juga akan dirilis dalam format CD dibawah label Radioactive-Force dan akan menghadirkan dua trek tambahan yang secara eksklusif hanya ada di dalam versi CD.

methiumsbeyond

Methiums dan Beyond Infinity merupakan proyek one-man band djent asal Surabaya yang masing-masing digawangi oleh Arya Akbara dan Reza Akbar Felayati. Methiums terbentuk pada 2013 dan telah merilis satu EP pada tahun 2014 dan single berjudul “Ylaviastu” pada tahun 2015. Sedangkan Beyond Infinity terbentuk pada akhir 2014 dan telah merilis dua EP pada tahun 2015 dan 2016. Keduanya juga sempat bertemu dalam album kompilasi djent pertama Indonesia “Indonesian Djentlemen” pada tahun 2015. Selain sibuk di one-man band, Arya Akbara sendiri merupakan gitaris dari band thrash metal asal Surabaya, Headcrusher; dan Reza Akbar Felayati juga saat ini tercatat sebagai gitaris band progressive metalcore Morganostic.

Tracklist:
1. Methiums – The Undone
2. Beyond Infinity – Lucerna
3. Methiums – Clouds Inside
4. Beyond Infinity – Dreamverse

Methiums : Facebook | Instagram | Bandcamp | YouTube
Beyond Infinity : Facebook | Instagram | Bandcamp | YouTube
p.s. iTunes & Spotify on its way~

Arya Akbara – everything on The Undone & Clouds Inside; guest guitar solo on Lucerna
Reza Akbar Felayati – everything on Lucerna & Dreamverse; guest guitar solo on Clouds Inside
Malik Ganis [Headcrusher // Catastrophe] – guest guitar solo on The Undone

Mix & mastered by Arya Akbara
Artwork by Baryeri Enggarnadi

Cheers!

Beyond Infinity 7 Methiums 7

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.