RAPOTIVI

logo-rapotivi-cs5 brosur-rapotivi brosur-rapotivi Rapotivi-01c edit Rapotivi-02c edit

RAPOTIVI

Aplikasi Android untuk Adukan Tayangan Televisi
Tak Sehat
Jakarta, 21 Februari 2015 – Tayangan televisi dengan muatannya yang tak
sehat kini bisa warga adukan melalui RAPOTIVI. Rapotivi adalah aplikasi
Android untuk memudahkan warga mengadukan tayangan televisi buruk.
Setiap aduan yang masuk, setelah diverifikasi, akan diteruskan ke Komisi
Penyiaran Indonesia (KPI). Tim Rapotivi akan secara berkala melaporkan status
aduan yang disampaikan oleh warga dengan mengawal proses yang ada di KPI.
Selain itu, Rapotivi juga akan menerbitkan komik, infografis, dan berita pendek
soal isu pertelevisian di Indonesia. Rapotivi juga bisa diakses di rapotivi.org.
Inisiatif pembuatan aplikasi ini didasari pada kenyataan bahwa kebanyakan
industri TV di Indonesia hari ini gagal memenuhi hak warga untuk mendapatkan
tayangan TV yang sehat, benar, dan bermanfaat. Atas nama rupiah, stasiun TV
terbiasa menyiarkan tayangan dengan muatan kekerasan, menjadikan
perempuan objek seks, melecehkan kelompok tertentu (penyandang difabilitas,
profesi tertentu, masyarakat adat), atau yang tidak relevan dengan kebutuhan
warga, seperti kabar perceraian atau persalinan pesohor. Berita pun sudah
diproduksi seturut kepentingan pemilik media, sehingga berita bohong, fitnah,
dan tidak berimbang kerap menjadi suguhan yang disajikan TV.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) adalah lembaga yang dibiayai dari pajak warga
untuk mengawasi industri penyiaran. Sayangnya, selain kurang dikenal atau
dimanfaatkan publik, kinerjanya juga belum maksimal. Sebab itu RAPOTIVI
hadir untuk menjembatani publik dengan KPI, agar lembaga ini bekerja lebih
cepat, responsif, dan progresif.
Pada acara peluncuran di Jakarta, akan ada penandatanganan nota
kesepahaman antara Menteri Kominfo Rudiantara, Komisioner KPI, dan
Direktur Remotivi Roy Thaniago. Isinya berupa komitmen ketiga lembaga untuk
saling bersinergi untuk menjamin hak warga negara atas tayangan televisi yang
sehat, benar, dan bermanfaat.
Untuk mengapresiasi partisipasi warga, Rapotivi akan menyediakan hadiah
secara berkala bagi pengguna paling aktif. “Hadiah langung juga bisa
didapatkan seturut skor yang dihasilkan pengguna,” kata Manajer Program
Rapotivi Septi Prameswari.
Septi juga menambahkan, bahwa dalam mencapai tujuannya, Remotivi akan,
pertama, mengupayakannya dengan mengawal proses aduan yang selama ini
tak terkawal, mulai dari aduan terverikasi dikirim ke KPI hingga tindak lanjut KPI
terhadap aduan tersebut. Kedua, mempublikasikan aduan warga secara masif
agar dapat menjadi sanksi sosial bagi industri televisi. Sebab, selama ini keluhan
warga terkait tayangan TV selain tak terpusat dan terprogram, juga banyak
yang tak diketahui. Dan ketiga, data aduan di Rapotivi diharapkan bisa menjadi
peringatan bagi pengiklan untuk tidak memasang iklan pada tayangan tak sehat
terhadap aduan tersebut. Kedua, mempublikasikan aduan warga secara masif
agar dapat menjadi sanksi sosial bagi industri televisi. Sebab, selama ini keluhan
warga terkait tayangan TV selain tak terpusat dan terprogram, juga banyak
yang tak diketahui. Dan ketiga, data aduan di Rapotivi diharapkan bisa menjadi
peringatan bagi pengiklan untuk tidak memasang iklan pada tayangan tak sehat
Direktur Remotivi Roy Thaniago berpendapat bahwa tayangan di TV tidak
gratis. Untuk bisa sampai ke rumah warga, stasiun TV bersiaran menggunakan
gelombang frekuensi. Frekuensi adalah milik publik. Pajak publik dipakai untuk
membiayai pengelolaan frekuensi tersebut. Karena sudah meminjam frekuensi
dan mengambil untung dari siaran iklan, stasiun TV wajib menyediakan
tayangan yang sehat, benar, dan bermanfaat bagi publik.
Rapotivi adalah program dari Remotivi yang didanai oleh Cipta Media Seluler.
Remotivi adalah sebuah lembaga studi dan pemantauan media, khususnya
televisi di Indonesia. Dibentuk di Jakarta pada 2010, Remotivi merupakan
bentuk inisiatif warga untuk merespon praktik industri televisi pasca Orde Baru
yang semakin komersial dan mengabaikan tanggung jawab publiknya.
Kontak:
Roy Thaniago, Direktur Remotivi (08-999-826-221)
Septi Prameswari, Manajer Program Rapotivi (085-728-615-580)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.