SCREENING SIAR, DAUR BAUR

poster fix 1

Film Dokumenter Pandai Besi Juga Mampir di Malang

Sukses membelokkan panji Efek Rumah Kaca menjadi Pandai Besi, kini satu lagi keagungan karya telah dipersembahkan oleh Cholil dan kawan-kawannya. Setelah album Daur Baur dengan mashur tersebar ke seantero Nusantara, kini versi Syiar? dari Daur Baur juga turut membuntuti rekam jejak kiprah Pandai Besi di ranah sosial budaya Indonesia.

Siar, Daur Baur ini merupakan film dokumenter perjalanaan Pandai Besi saat merekam lagu-lagu mereka dalam album Daur Baur di studio paling bersejarah di Indonesia, Lokananta. Tempat yang epic dibantu dengan tata cahaya profesional membuat Gundala Pictures, selaku tim produksi film dokumenter tersebut tidak mengalami kesulitan dalam membuat karya film yang megah.

Tentunya Kota Malang juga tak boleh luput untuk turut menyiarkan film yang mungkin akan menjadi sejarah? ini. Demi menjadi bagian dari sejarah tersebut, Malang tentu tak mau menjadi kota yang menayangkan film dokumenter ini secara sembarangan.

Lensa Mata menjadi pihak yang sukses membawa film dokumenter ini untuk juga ditayangkan di Malang. Lensa Mata juga berhasil untuk turut mengajak Dana Putra, yang tak lain adalah sutradara film dokumenter Siar, Daur Baur ikut datang ke kota Malang.

Selain itu, ada beberapa aspek penting yang menarik untuk mendapat kajian lebih lanjut. Antara lain: hubungan proses kreatif musik dengan film, tentang seberapa penting dan perlunya pendokumentasian visual bagi perjalanan musisi dan musik itu sendiri, dan tentunya tentang studio Lokananta akan menjadi bahasan yang menarik. Dengan demikian, tersiarnya film ini di Malang diharapkan mampu meberi sudut pandang dan alternatif baru untuk para pelaku kreatif dan youth culture kota Malang, baik itu pelaku film maupun musik atau apapun yang bersangkutan. Terjadinya aksi dan reaksi masiv dari sektor industri kreatif kota Malang barang tentu menjadi muara tersiarnya film Siar, Daur Baur di Malang. Tentunya juga untuk memuaskan para pecinta Efek Rumah Kaca/ Pandai Besi di Malang yang juga ingin menyaksikan film ini.

Film ini bakal diputar Jumat, 21 Februari 2014. Bertempat di Rumah Makan Ringin Asri yang terkenal rindang dan sedikit angker tersebut, penyelenggara berharap bisa menyuguhkan pertunjukkan yang sederhana namun tetap megah. Tak lupa suasana merinding dan bergetar seperti yang dijanjikan oleh tim produksi film tersebut juga bakal diupayakan dengan maksimal.

Untuk waktu kegiatan dimulai pukul 18.00 wib, dengan dibuka oleh penampilan band Dee Mariposa. Tiket masuk pertunjukan ini berkisar pada harga: Rp. 10.000,- ( pre-sale ) dan Rp. 15.000,- ( on the spot ).

Selain penayangan film dan satu band pembuka, rundown acara juga bakal terisi oleh agenda diskusi film SIar, Daur Baur. Dalam diskusi nanti akan ada beberapa nama seperti : Dana Putra ( sutradara film Siar, Daur Baur ), Redi (Museum Musik Indonesia ), Samack ( jurnalis musik  ), Dewi Ratna ( editor Kapanlagi.com ).

Enjoy the show, lets toy the brain.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *