SUGAR BITTER LEPAS EP DEBUT “SPARK PLUG”

Cover - Front

foto di clapper

Sugar Bitter, Pengusung Rock 2000an dari Kota Atlas, Lepas EP
Debut, Spark Plug
Semarang, 24 April 2016

Sugar Bitter, kurtet jaka asal Semarang yang mengusung indie rock/post-punk revival,
resmi melepas debut EP-nya pada 24 April dengan tajuk ‘Spark Plug’ yang dihelat dalam
acara Spark Show di kotanya. Pada acaranya perilisannya, band yang beranggotakan empat
orang personil tersebut; Lazuardi Rifki (vokal), A. Luthfi Maajid (gitar), Dimas Sadewa (bass),
dan Ardian Daniswara (drum), juga menggandeng band-band lokal untuk meramaikan yaitu
Moiss, Gold Thief, Soundgrass, serta satu band dari Yogyakarta yaitu Kavvah. Memanfaatkan
momen Records Store Day, Sugar Bitter juga mengadakan telah mengadakan pre-release EP
di acara tersebut.
Musik dari Spark Plug itu sendiri berada di bawah payung indie rock yang sempat
menjamur di tahun 2000an dengan memasukkan beberapa unsur dari beragam genre
terutama post-punk revival dan garage rock. Riff gitar dan ritem yang saling berpautan menjadi
fokus utama dari musik Sugar Bitter, dipadukan dengan drum yang agresif serta bass yang
mengikat keseluruhan lagu. Vokal yang padat dan tajam menjadi titik tengah dari lagu mereka.
Selain itu, Sugar Bitter juga terpengaruh unsur dari stoner rock dan desert rock yang
menyebabkan musik mereka agresif dan berenergi, dan juga dengan sentuhan mood
psychedelic sehingga memberikan suasana dark dengan modulasi semacam delay dan
rotary.
Lebih kurang satu bulan sebelum EP dilepas, mereka telah ‘membocorkan’ Single dari
EP mereka berjudul Caffeinated Man yang dapat di streaming gratis via Soundcloud. EP
Spark Plug berisikan enam lagu, dengan dua lagu yang sebelumnya telah dirilis dan
dikompilasikan dalam Demo EP awal mereka.
Proses pembuatan EP perdana ini memakan waktu sekitar lima bulan, dari Oktober
2015 sampai Februari 2016. Tajuk ‘Spark Plug’ itu sendiri memiliki makna tersendiri bagi cahcah – sebutan ‘anak-anak’ khas Semarang – Sugar Bitter. “Kalau diartikan secara harfiah,
Spark Plug itu artinya busi. Busi itu adalah bagian paling utama dari motor supaya bisa distarter dan akhirnya nyala. Nah, itulah makna yang saya ambil untuk EP pertama ini, supaya
jadi busi untuk karir Sugar Bitter selanjutnya,” jelas vokalis yang akrab dipanggil Jujuk.
Terakhir, Sugar Bitter merencanakan akan tour untuk mempromosikan EP tersebut.
“Rencana ke depan setelah rilis EP ini tentunya kami sangat ingin promo melalui tour. Tetapi
karena ini debut, kami lihat dulu perkembangan dari perilisannya nanti,” terang gitaris, Luthfi.
###

Contact and other Inquiries:
+62 822 4214 7128 (Luthfi)
sugarbitterband@gmail.com
soundcloud.com/sugarbitterband
sugarbitterband.bandcamp.com
sugarbitterband

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.