JOUWE CUSTOM SHOW

Jouwe High Res

JOUWE 3 INCH CUSTOM GROUP SHOW
“My Space it’s Your Space..?”
Rabu 25 November 2015
Loubelleshop Bandung

Sejak pameran pertama bertajuk Jouwe Come home yang diadakan di Ore Store Surabaya, dan juga di Loubelleshop, figure badak Jouwe akhirnya kembali muncul dengan material dan size yang berbeda, sebuah medium atau platform berbentuk badak yang pertama muncul di tahun 2008 ini, kembali muncul dengan size handy 3 inch bermaterial resin. Dan belum diproduksi secara masal, secara konsep tidak ada yang baru dari Jouwe Group Show kali ini, hanya mungkin muncul nama nama baru saja dari beberapa customizer yang terlibat, beberapa nama juga belum pernah mengadakan atau karayanya terpajang di kota Bandung.

Custom Show kali ini melibatkan 20 customizer dari kota Bandung, Jakarta, Jogjakarta, tidak hanya designer, tapi juga pemula, bukan hanya sekedar exhibition, tapi ini juga merupakan sebuah pembukaan, ke step custom show marathon selanjutnya yang direncanakan diadakan di bulan Desember akhir, juga kemungkinan akan dibawa ke kota kota besar lainnya di Indonesia, untuk lebih memeperkenalkan budaya designer toys sebagai medium baru ini di Indonesia. Selain custom show ini merupakan Jouwe custom show pertama yang diadakan di rumah Jouwe sendiri yaitu di Kota Bandung.

Berikut Beberapa nama nama customizer yang terlibat :
–    Abell Octovan (Jkt)
–    The Space Wanderer (jkt)
–    Burhanbros (Jkt)
–    Silvia Tampi (Jkt)
–    Bangkit Welkid (Jkt)
–    Bowo Bhagaskara (Jkt)
–    Graphicgun (Jkt)
–    Alympu (Jkt)
–    WHOP (Bdg)
–    Helllomuaw (Bdg)
–    Mulyawan (Sby)
–    Kong AndrY (Jkt )
–    Goodhabit (Jkt)
–    Encyclo tech (Jkt)

Tidak bermaksud untuk melaunchingkan sebuah karya baru, Ide berawal dari seorang teman yang mengajak untuk melakukan exhibition si sebuah Comic Con di Jakarta beberapa bulan lalu, membuat saya berpikir cukup lama, setelah cukup lama menghilang, selama 4 tahun, akhirnya membuat sebuah ide muncul untuk kembali berkarya membuat sebuah platform dengan size 3 inch, berbagai pertimbagan muncul mengenai size ini, mungkin bisa ditelaah langsung, atau berbincang dengan saya di exhibition nanti. Dengan melibatkan teman teman untuk terlibat, bukan kah itu makna dari sebuah group show, “Customized create Communicate” , selain itu duo unit electronic Bandung yang dirasa cocok untuk menemani para pengunjung pameran ini adalah Bottle Smoker.

Detail acara :

Tempat
Loubelle Shop
Jl. Dr Setiabudhi No. 56 Bandung , 40141

Opening : 17:00

Special performance By Bottle Smoker 19:00 – 19:40

Di akhir kata saya ucapakan terimaksih yang sebesar besarnya. Untuk smeua pihak yang sudah terlibat , dan membantu terselelenggraanya acara ini

Hatur Nuhun

Achmad Marin, SE, Dipl, MM

DESIGNER TOYS SEBAGAI MEDIUM BARU

Urban Vinyl, Designer Toys Art Toy atau Urban Toys istilah yang muncul dan mulai popular di tahun 2005 an ini banyak membuat orang bertanya apakah ini dan kenapa mahal, bentuknya kadang lucu kadang sanagat simple atau malah kadang membingugkan lewat tulisan ini saya coba trace secara general apa atau siapakah pembuat ulah awal dari movement ini sebenarnya, Genre Designer Toys sendiri dibuat dalam 3 Versi, Platform Figure (figure yang harus direspon oleh Orang lain) contohnya seperti Munny (Kidrobot US, atau Trexi (Play Imaginative Singapore, MADL, Berabrick Medicom Jepang) , Unique Sculpt (bentuknya agak rumit dan berbentuk kadang seperti patung atau action figure dan Kaiju (berbentuk Monster), apabila dilihat sekilas jelas fenomena ini ada sedikit merupakan perpanjangan tangan dari Industry mainan yang sebelumnya, toh artist artist pembuatnya pun sebenarnya terpengaruh oleh berbagai macam figure figure mainan atau fllm film dari Marvel atau dari DC sampai Star Wars, dan apabila kita telusuri jelas sebenarnya semua orang mempunyai pengalaman dalam mengapresiasi sebuah figure atau mainan, toh kita semasa kecil pasti menyenangi film film kartun atau figure figure buatan Jepang, Eropa atau Amerika sama seperti artist artist designer toys tersebut. Jadi sebenarnya appresiasi bisa muncul dari pengalaman kita di masa lalu
Seorang Designer lulusan YALE Amerika bernama Paul Budnitz mencoba untuk terjun didalamnya dengan mendirikan perusahaan yang memfokuskan membuat dan mewadahi scene atau komunitas yang sedang berkembang ini dan perusahaan tersebut bernama Kidrobot di tahun 2002 – 2003, dan berkembang sangat pesat sampai sekarang, Negara ini jelas mempunyai banyak sejarah dalam membuat sebuah figure, sepertikita ketahui  bagaimana dulu bermacam macam figure atau film banyak muncul dari negara tersebut nama Tom and Jerry dari Hanna Barbera atau Superman atau Spiderman atau Batman sampai ke era Bart Simpson, jelas ini membuat mudah movement baru ini mudah untuk berkembang pesat, artist artist independent disana sudah pasti pada masa kecilnya terpengaruh oleh karakter karakter tersebut, bahkan design logo kidrobot pun dibuat simple, sebuah kepala figure terkenal Jepang bernama Ultraman dan diredesign ulang menjadi sebuah kelapa Ultraman bermimik lucu seperti baby Ultraman, apakah Paul sendiri terpengaruh oleh berbagai karakter jepang ini dimasa kecilnya..?, mungkin ada kecenderungan seperti itu bukan. Sampai sekarang Kidrobot berhasil melambung kan nama Munny dan Dunny sebagai Platform figure terkenal di dunia, selain itu Kidrobot juga banyak mngayomi dan melisensi berbagai local artist dari berbagai manca Negara seperti layaknya sebuah recording company yang mengayomi sebuah band, selain itu Designer toys juga mengajarkan kita pada masa sekarang seseorang tidak hanya bisa menggambar di media 2 dimensi tapi juga menggambar di medium 3 Dimensi, lebih ramah bisa dipegang dan dipajang. Juga mengajarkan bangaimana membuat orang orang awam lebih mengenal apa itu Patung
Seiring perkembangan akhirnya banyak sekali perusahaan perusahaan Mainan yang memfokuskan diri hanya membuat designer toys atau Art Toys ini, sebut nama Super Seven yang mengkhususkan diri hanya membuat Kaiju atau Monster, atau Crazy Label dari Hongkong atau Muttpop dari Amerika, Kusovinyl, atau Strange.Co, malahan akhirnya  pada akhirnya artistnya sendiri yang menjadi seorang entrepreneur dan membuat perusahaan dengan namanya sendiri sebut nama Tokidoki atau Ugly Dolls yang berkembang pesat saat ini, bahkan persuhaan perusahaan mainan Jepang seperti Bandai atau Medicom yang berpengalaman membuat mainan dari tahun 80 an pun pada akhirnya membuat sosok figure Designer Toys
Menarik ya memang figure designer toys adalah sebuah figure yang tidak hanya dinikmati selewat saja, figure figure ini jelas berkembang biak tidak dibantu sebuah film atau komik, justru value figure ini adalah adalah siapakah pembuat nya, siapakah artistnya dibelakangnya, disamping bentuknya yang ga karuan, juga sesuai nama coba deh simak figure figure ini lebih mendalam, malah valuenya didorong juga oleh siapa perusahaan pembuatnya, coba juga cari siapakah artist atau illustrator di belakangnya, sampai muncul pengendrean di designer toys tersebut,
Statement dari Designer toys sendiri jelas banyak menggunakan statement art atau Seni didalamnya, launching launching diselengarakan seperti pameran atau exhibition  jelas disini mennggunakan statement art yang dalam, nah selain itu si artist juga kadang menggunakan berbagai media dalam memasarkan produknya, tidak hanya toys atau bentuk bentuk 3 dimensi tapi juga lukisan dibuat oleh artist artist ini, statement toys atau mainan jelas semua orang tahu apa itu, seolah membuka dan menyadarkan semua orang untuk lebih mengapresiasi Seni lewat sebuah medium baru yang simple yaitu lewat kata “Toys” , impactnya banyak acara acara exhibition dari mainan ini juga bisa dinikmati dinikmati oleh semua umur, seolah kita diajak melihat sebuah titik yang bernama Seni (berkonotasi Berat) dari sebuah pintu yang sangat lebar, disamping itu juga movement ini mendidik bagaimana seorang designer independent menjadi seorang entrepreneur, banyak sekali sekarang seorang designer toys atau artist independent tidak lagi dipayungi oleh sebuah perusahaan mainan tapi justru malah berdiri sendiri
Sebenarnya movement pertama ini berawal di awal tahun 2000an dan hampir terjadi diwaktu yang bersamaan dimana seorang Grafity artist dari Hongkong Michael Lau membuat sebuah 12 Inch figure (Figure figure seperti yang dibuat Hot Toys) pada saat itu bertemunya Seniman Poster Sablon berasal dari Amerika yang juga banyak membuat poster konser barbagai konser Band band dan Besar di era 90 an yang bernama Frank Kozik bertemu dengan seorang Illustrator Jepang yang menyukai musik punk bernama Bounty Hunter, Pada saat itu Michael Lau di Hongkong sudah cukup populer sebagai grafity artist, akan merulis sebuah boneka 12 inchi, sedang pertemuan antara Frank Kozik dan Bounty Hunter di Jepang meramu sebuah figure kelinci yang dinamakan Smorkin labbit dengan lambang Anarchy di kepalanya yang seolah olah menyampaikan sebuah pesan. Yang ternyata laku keras dipasaran, fenomena ini tertangkap oleh Michael Lau, yang juga akhirnya membelokan boneka yang dia buat menjadi sebuah Designer Toys, atau Urban Vinyl atau urban Toys yang bernama Gardener. Designer Toys bukan hanya sebuah Toys tapi juga sebuah medium berpikir baru menurut saya, bagaimana dahulu perushaan mainan membuat figure figure robot yang notabene adalah sebuah mesin perang, sekarang berubah membuat figure figure lucu dan komtemporer seolah menyadarkan dengan esensi perdamaian di dalamnya, figure figure ini kadang lucu kadang aneh kadang menyeramkan kadang berbentuk jelas seperti monster, ini jelas sesuai dengan karakter manusia kadang lucu kadang menyeramkan, kadang aneh dan tidak bisa ditebak.
Diakhir kita bisa melihat pembiasan dari medium ini ini sangatlah luas, Seolah bagaimana sebuah figure bisa mendidik manusia untuk lebih mengapresiasi sebuah karya atau seni dari sisi lain, bahkan saat ini merchandising dari karakter karakter ini dibuat, juga membuat industry clothing di dunia seolah di refresh, selain itu bagaimana sekarang figure figure ini tidak banyak digunakan orang sebagai element interior, pembiasannya sangatlah lebar sebut kata kata signing and numbering yang banyak digunakan ketika sebuah perusahaan atau artist merelease figurenya jelas mengajak orang untuk mengerti apa itu seni melalui sudut pandang yang lain dan mudah dimengerti  (M)

Name : Achmad Marine Ramdhani
Address : Jl. Gemi No. 2 Bandung
Education : Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Pasundan Bandung
Politeknik ITB 1996 – 1999, Administrasi Niaga
Magister Manajemen Telkom Bandung 1999 – 2004
Website : www.facebook.com/jouwe

Ph : 0818220164
Email : marin.ramdhani@gmail.com
FB : Jouwe
Twitter : www.twtter.com/mytummytoys, www.twtter.com/marine_Ramdhani

Background
Marin Ramdhani had been one of creator on businesses within the life style business in Bandung. He founded Monik Clothing in 1998, one of the early distro
(distribution store) in Bandung, selling bags and apparels – with national
distribution to as far as Singapore and the U.S. He was also the co-founded
of FFWD (Fast Forward) Records in 1999, the first indie recording pop label
in Indonesia, and promoting and organizing in many local event around 2000 – 2006
Both office and store are located in Jl Dr. Setiabudi 56, served as one of
the creative hub/subculture node of the indie music/fashion movement in
Bandung. Aside from that, he was also involved in founding one of the first Trolley Magazine in early 2000,  the first indie lifestyle magazine in Indonesia, and the owner of the late TRL Bar in Braga
Creator of early indie/distro entrepreneurs in Bandung, turning
their lifelong hobbies into businesses was the source of their passion and
dedication. Creating and growing a ‘movement’ was their main missions, and
culture was their idealisms. After having successful ventures in music and
fashion, start from 2007 Marin turned back to pursue his childhood hobby: toys collection. He wants to bridge the world of collectible toys as a new media canvas to high-art, a movement that started collectively in the world as ‘urban toys’, Urban Vinyl,  in the late-half of the 2000s.
With three other partners, he started another venture under the name of
MyTummyToys (www.mytummytoys.com) in 2007 to design, produce and
market urban toys. As the director, he was responsible for all the strategic and
networking efforts, as well as designing toys (he created the Jouwe brand). as well as a retail store under the name Lou Belle (www.loubelleshop.com) in 2009.
Creator of Jouwe the Rhino at 2007, one of first figure under MyTummyToys,

Collections
–    Music ,indiepop, European Music CD and Vinyl,
–    Toys (Any Kind of toys from Japan, US and 80’s Toys)

About JOUWE
Jouwe Is a hybrid Rhino, Half Human,Half Ant and Half Rhino, He’s mom is a space Rhino (Plum/unreleased) and His dad is a real Rhino (Bismarck/unreleased), after he fly he’s getting fat and fat cause he already go to around the world, Jouwe was produced in two different kind material Resin and Vinyl, and the figure will be growth always like a comic book…and all of my figure all inspired by nature Rhino, elements, strength, Sexy and Robotic

Jouwe Version
Version : Jouwe Digi Wings
Medium : Decoratif Resin
Colorway : 15

Version : Jouwe Tummy Version
Medium : Vinyl  95 degree
Colorway : 6
It’s a collaborations project between Plastic Culture (Jakarta) and Kuso Vinyl (US)

Exhibition :
–    Bandung Toys Fair 2007 (Exhibition)
–    Bandung Toys Fair 2008 (Exhibition)
–    Bandung Toys Fair 2014 (Exhibition)
–    Singapore Comic Con, 2009 (Suntech City Singapore)
–    Group Show Ganmetal Celcius Custom Show 2010 (Toy Art Gallery La, US)
–    Munny World Festival 2010 (Plastic Culture Shop, Level One Grand Indonesia)
–    Hope for Merapi and Mentawai 2010 (Plastic Culture Shop, Level One Grand Indonesia)
–    Jouwe Come Home Ore Store Surabaya , Singing Session & Sharing Session 2014
–    Jouwe Come Home Solo Exhibition & Talk Show Loubelle Shop 2014

Custom Show :
–    One Just One Jouwe Custom Show , CCCL Surabaya, Februari 2008
–    Feed My Tummy , Jouwe Custom Show, Ala Moana Hawaii, December 2009
–    Jouwe Custom Show – Arty-Farty Gallery, cologne Germany
–    Zimmerman & Heitmann, duseldorf – Germany (October 2010)
–    Jouwe Custom Show – Toy Art Gallery CA – US (October 2010)
–    Jouwe Custom show Outland Records Amsterdam – Holland (November 2010)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.