PEMENTASAN & PELUNCURAN ALBUM PERDANA SANGKAKALA “HEAVYMETALITHICUM


poster launching 1

Heavymetalithicum: Album Yang Kembali Membuka Zaman 

Sangkakala sudah lama dikenal sebagai band yang sangat hidup dalam setiap pertunjukan live mereka. Baron Capulet Araruna (vokal), Rudy Atjeh (bass), Ikbal Lubys (gitar) dan Tatsoy (drum) ini selalu energik, buas, dan liar, jika sudah berada di atas panggung. Tak salah mereka sering diasosiasikan dengan macan.

Sangkakala, band heavy metal yang terbentuk sejak tahun 2005 ini, juga dikenal “pelit” dalam urusan membuat album. Sepanjang karir yang sudah sewindu, Sangkakala baru merilis dua album.

Album pertama, Macanista, adalah bootleg dari konser mereka di Taman Budaya Yogyakarta dalam acara Bienale X pada tahun 2010. Album itu sendiri adalah sebuah album yang menampilkan suasana live Sangkakala yang terasa panas membara. Celetukan-celetukan nakal, suara musik yang raw, seakan bisa membawa pendengarnya turut serta dalam pertunjukan itu.

Jika berbicara tentang pertunjukan live, Sangkakala memang seakan tak pernah gagal memikat penonton. Nyaris tak ada penonton yang tak ikut bernyanyi pada lagu-lagu anthem seperti “KANSAS”, “Sangkakala”, “Hotel Berhala”, hingga “Tong Setan”. Pertunjukan live adalah salah satu kekuatan Sangkakala yang sulit ditandingi.

Karena itu pula Sangkakala berusaha mengemas nuansa live itu dalam album kedua mereka, Heavymetalithicum, yang dirilis pada bulan Oktober 2013 ini. Pemilihan nama album ini bukan tanpa alasan. Sebagai bad boys of heavy metal, para personel Sangkakala berharap akan datangnya masa keemasan heavy metal lagi. Masa dimana lelaki berambut gondrong adalah cool, bersepatu hi-top adalah tren, legging macan dan berwarna terang mudah ditemui dikenakan oleh para lelaki, hingga musik heavy metal yang mengudara tiada henti.

Nuansa live dalam album ini menguar dari adanya MC yang bersuara lantang membacakan pendahuluan. Konsep acara album ini adalah Sangkakala manggung di acara Agustusan. Para penonton juga sesekali mengeluarkan celetukan-celetukan yang bikin tertawa, lalu Sangkakala pun meraung terus hingga tak terasa ada sembilan lagu yang dibawakan.

Album yang direkam di Blass Music Studio ini berisi 10 lagu. Itu sudah termasuk satu lagu sebagai bonus track. Lagu ini aransemennya sangat berbeda dari lagu-lagu Sangkakala yang biasanya.

Heavymetalitichum banyak berbicara tentang kehidupan sosial yang dekat dengan keseharian para personel. Mulai dari gerombolan anak nakal yang dengan yakin bahwa mereka suatu saat akan sadar (KANSAS); kepercayaan terhadap musik rock yang membara (Rock Live at Roller Coaster); adagium we versus the world (Sangkakala); kritik terhadap dekadensi hidup dan kebahagiaan semu (Hotel Berhala); hingga sejarah hidup Sangkakala sendiri yang dirangkum dalam lagu bernuansa punk rock, “Kawan X Lawan”.

Album yang diproduseri oleh Wok the Rock dan Sangkakala ini seperti persembahan bagi semua wangsa fans Sangkakala: Macanista, Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Sangakala), Alutista (Alat Utama Sistem Macanista), dan SPG (Sangkakala Promotion Girl). Mereka telah sabar menanti LP Sangkakala dirilis. Juga tetap setia datang ke setiap pertunjukan Sangkakala.

Bagi para fans Sangkakala, diharapkan juga kedatangannya dalam pesta pora peluncuran album Heavymetalithicum yang akan diadakan di Ampitheater Taman Budaya Yogyakarta, hari Kamis 19 Desember 2013 jam 19.00 WIB. Bagi yang membawa kembang api dipersilahkan untuk membawa dan menyulutnya diatas panggung. Sangkakala menanti kalian untuk meraung bersama!

Heavymetalithicum dikemas dalam dua edisi: edisi reguler dan edisi terbatas. Edisi reguler adalah CD yang sampulnya berwarna hitam dengan gambar tiga orang yang sedang menempa besi. Sedang edisi terbatas adalah CD yang sama, namun dibungkus dalam kemasan jaket buatan tangan berwarna merah, lengkap dengan emblem macan. Juga diberikan bonus satu buah tote bag hitam bertuliskan Sangkakala Heavymetalithicum. Edisi terbatas ini hanya dicetak sebanyak 150 keping saja. Album ini jelas sangat layak diburu. Selain karena materi lagu, juga karena belum tentu dalam dua tiga tahun lagi Sangkakala akan merilis album baru.

Menjelang almanak 2013 dibuang di tong sampah, Sangkakala akhirnya berhasil merilis album yang dinanti-nanti. Album ini juga bagaikan kado bagi band yang personelnya adalah lulusan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang sudah delapan tahun bersama-sama. Heavymetalithicum yang digarap semenjak bertahun-tahun lalu ini juga diharapkan akan memukul gong tanda dimulainya (lagi) zaman yang sudah lama mati suri: zaman heavy metal. Heavy metalithicum! []

Sangkakala:

Baron Kapulet Araruna: Vokal

Ikbal S Lubys: Gitar

Rudy Atjeh: Bass

Tatsoy: Drums

SANGKAKALA “HEAVYMETALITHICUM” direkam di Blass Music Studio, Yogyakarta

Mixing dan Mastering di OG Studio YK

Produser: Wok The Rock dan Sangkakala

Engineer: Yoggi Alfrancess N

Mixing dan Mastering: Bayu OG

Desain Sampul: Baron Kapulet Araruna

Kontak Info:

sangkakalarock@gmail.com

http://www.myspace.com/tongsetan

http://sangkakalarocker.blogspot.com/

http://macanista.tumblr.com/

https://www.facebook.com/sangkakalarock

twitter: @Sangkakala_

Contact Person: Sangkakala 085725158416

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.