ALBUM TERBARU DARI SOLOIS ASLI GUNUNG KIDUL WEDHAR PRANATA JATI “DELUSI”

Shot with NOMO INS W.

Wedhar Pranata Jati : DELUSI

Dalam rangka membagikan cerita dan pengalaman pribadi yang enggan ia simpan sendiri, Wedhar Pranata Jati atau yang akrab disapa Wedhar ingin menyampaikan melalui album perdana miliknya yang berjudul “Delusi”. Mayoritas alur ceritanya merupakan kisah real yang pernah dialami sendiri oleh solois asli Gunung Kidul ini. Hal tersebut berdasarkan pengalaman romansa percintaan yang memanglah rumit bagi sebagian besar anak muda jaman sekarang.

Album “Delusi” akan dirilis pada Jumat (23/7/2021), album perdana dari Wedhar ini memiliki alur yang berkesinambungan dari lagu pertama hingga terakhir. Berisikan Sembilan track dengan satu bonus track yang sayang untuk dilewatkan. Dua di antara lagu dalam album “Delusi” telah meluncur di berbagai platform digital sebelumnya, sehingga untuk melengkapi ceritanya, Wedhar memutuskan untuk membuat dan merekam enam lagu baru yang akan membuat para pendengar lebih memahami kemana alur cerita dari album ini.

Seperti artinya, bahwa seorang yang mengalami delusi seringkali memiliki pengalaman atau pikiran yang jauh dari kenyataan. Hal tersebut selaras dengan berbagai pengalaman yang pernah Wedhar alami sehingga muncul perasaan delusi. Semua persoalan tersebut digambarkan secara jelas pada seluruh lagu dalam album “Delusi”.

Setidaknya butuh waktu kurang lebih delapan bulan bagi Wedhar untuk menyelesaikan produksi mulai dari pembuatan konsep hingga pengumpulan materi, terlebih lagi setiap lagu memiliki makna dan artinya tersendiri bagi Wedhar. “Tidak mudah memang ketika membuat sebuah lagu apalagi album agar menjadi lebih sempurna, karena setiap lagu haruslah memiliki nyawa dan dibuat dengan sepenuh hati” ungkap Wedhar mencurahkan isi hatinya setelah menyelesaikan seluruh pengerjaan album.

Wedhar tidak sendiri dalam pengerjaan seluruh lagu pada album “Delusi”, terdapat nama-nama yang tak asing bagi skena musik Yogyakarta. Sebut saja seperti Anshar Aziz Machmuda (Ancal), Sasi Kirono, Basswara Wiwaswan (Babas) serta berbagai studio rekaman seperti Satrio Piningit, Arya Music Production, dan Orion Labs. Sebagian besar arrangement lagu ditata sendiri oleh Wedhar meski ada beberapa orang yang membantu dalam proses mixing dan mastering.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *