KDM #12 : SAHABAT HUJAN

cwew0x-ucaaffi1

KDM #12

Pemutaran Film Dan Diskusi

Judul Program: Sahabat hujan

Juru Program: Pratista Wibowo

Durasi Pemutaran : 66 menit (+Q&A)

Materi Film:

1. Sepatu Baru (Aditya Ahmad/14 menit/Institut Kesenian Makasar/2013)

2. Pendekar Kesepian (Yusron Fuadi/25 menit/AKASACARA FILM/2013)

3. Friend (Yandy Laurens/13 menit/LAB CINEMA dan LOTUS CINEMA/2014)

4. Pohon Penghujan (Andra Fembriarto/14 menit/Studio Amarana/2013)

Waktu & Tempat Pemutaran:

Senin, 7 November 2016 | 18.30 WIB | Lantai 2, Aula Dinas Kebudayaan Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta Jl. Cendana No. 11, Semaki, Umbulharjo, Kota

Yogyakarta

Sahabat Hujan (tema)

Hujan adalah sesuatu yang dekat dengan kita, Indonesia, salah satu negri tropis yang

diberkahi dua musim yang bersahabat. Klub DIY Menonton (KDM) #12 kali ini akan memutar

film-film tentang Hujan dan Persahabatan. Film-film tersebut adalah Sepatu Baru, Pendekar

Kesepian, Friend, dan Pohon Penghujan.

Pohon Penghujan adalah besutan Andra Fembrianto, sedangkan Sepatu Baru dibesut Aditya

Ahmad. Dua film itu memberikan perspektif yang berbeda dalam mempersepsi “hujan”.

Melalui Pohon Penghujan, Andra memposisikan hujan sebagai proses alam dengan pohon

penghujan sebagai simbol keseimbangan alam. Dengan setting yang sederhana, Andra

mengemas film ini dengan gaya fantasi. Ini sedikit mengingatkan kita pada pendapat

Georges Melies (filmmaker asal Prancis). Melies beranggapan bahwa melalui media film kita

bisa menciptakan sebuah tempat yang tak mungkin ditemukan dalam dunia nyata dan

kehidupan sehari-hari.

Berbeda dengan Andra yang memilih gaya fantasi, Aditya Ahmad dengan Sepatu Baru-nya

memilih gaya realis bercampur mitos. Dalam Sepatu Baru, hujan ditempatkan dalam

kerangka sosial. Hal ini nampak dalam bagaimana Aditya meminjam pandangan masyarakat

kita dalam menyikapi hujan. Sebagian masyarakat kita masih memandang hujan sebagai

sebuah peristiwa mistis, dan untuk kepentingan tertentu, dapat dihentikan juga dengan cara

yang kurang masuk akal.

Sedangkan Friend arahan Yandy Laurens, dan Pendekar Kesepian arahan Yusron Fuadi

memberikan kehangatan tersendiri di November yang sering hujan. Friend adalah

persahabatan yang janggal, antara karakter Joko dan Widodo. Kemudian Pendekar Kesepian

menampilkan keintiman dan intensitas dialog antar karakter-karakternya dalam satu take

yang cukup panjang, namun hangat dan menyenangkan.

Ke empat film tersebut memiliki kekuatan yang berbeda. Kami tertarik untuk

menampilkannya di penghujung rangkaian program pemutaran dan diskusi KDM tahun ini.

Kami ingin membagi ini ke penonton setia kami untuk melihat bagaimana para filmmaker

mereproduksi gagasan cerita ke dalam film?

Akhir kata, semoga musim hujan tahun ini juga mau bersahabat dengan kita semua.

Salam Sinema,

Pratista Wibowo

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.