MEMAKNAI PERBEDAAN ARAH, PHONEME RILIS SINGLE BARU “SAHYA”

Memaknai Perbedaan Arah, Phoneme Rilis Single Baru “Sahya”

Setelah sukses dengan single “Amerta” dan menelurkan EP “Melaya” yang mengajak para pendengarnya berkelana bersama, kelompok musik folk etnis asal Malang Phoneme merilis single baru bertajuk “Sahya”.

Dibuat sebelum masa pandemi, Sahya mengajak para pendengar Phoneme untuk berkontemplasi, memaknai arti sesungguhnya dari arah atau tujuan setiap manusia yang beragam.

Sahya diambil dari Bahasa sansekerta yang berarti “mampu bertahan”. Dalam artian pendengar diajak bertahan dengan pilihan diri sendiri.

“Tak harus mengikuti arah yang banyak orang ikuti. Tak harus terpaksa menjadi siapa yang bukan diri kita sendiri,” cerita Jendra, pianis Phoneme.
Dengan lirik sederhana, Phoneme juga menceritakan bagaimana kita semua seringkali tak bisa menentukan tujuan.

“Kepada dalam kita jauh ke luar, menggali tetapi sampai ke permukaan. Kita sering menuju yang tidak bisa kita tuju. Menggapai yang tak bisa kita gapai. Padahal itu semua ada di depan mata. Nggak perlu jauh jauh,” ujar Nasrul, vokalis laki-laki Phoneme.

Tak meninggalkan karakteristik lirik berbahasa Jawa sebagai ciri khas, dalam single ini Phoneme tetap menyisipkan alunan sinden penuh makna.

“Arti Bahasa Jawanya kurang lebih: Apa pun yang kamu lakukan, benar atau salah, tetap percaya diri aja. Relakan aja semua yang terjadi,” kata vokalis perempuan Phoneme, Ramy.

Karena terbatasnya kesempatan bertatap muka secara langsung, workshop Sahya pun diselesaikan Phoneme melalui beberapa pertemuan secara virtual. Hal itu menjadi pengalaman tersendiri bagi para personel Phoneme.

“Lewat video call, bertemu paling awal-awal dulu sebelum pandemi. Tapi akhirnya kami matangkan via online. Bahkan beberapa aransemen digarap saat rekaman. Banyak pengalaman dan pelajaran baru di single ini,” lanjut gitaris Phoneme, Lion.
“Sahya sendiri merupakan satu dari beberapa materi yang akan dirilis dalam waktu dekat, sebelum semuanya dikumpulkan menjadi sebuah album, semoga saja bisa rilis tahun depan.” tambah Lion.

Tentang Phoneme

Phoneme merupakan band bergenre folk asal Kota Malang yang digawangi Jendra (Pianist), Ramy (female vocal), Nasrul (male vocal), Lion (Rythm Guitar), dan Rozzy (Lead Guitar). Dibentuk sejak tahun 2017, Phoneme hadir membawa musik dan lirik dengan nuansa budaya Jawa.

Pada tahun 2018, Phoneme merilis single pertama mereka berjudul “Amerta” yang berarti keabadian. Lalu di awal 2019, Phoneme lanjut merilis mini album “Melaya” yang berisi tiga lagu.

Lagu-lagu Phoneme bisa didengarkan di beberapa platform media social mulai dari YouTube, Spotify, Deezer, dan iTunes.

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *