YUK NONTON!!! DI SEKOLAH “CERITA TENTANG SEKITAR”

Yuk Nonton!!! di Sekolah

“Cerita Tentang Sekitar”

Juru Program : Mohammad Reza Fahriyansyah

Tanggal : Selasa, 26 September 2017

Waktu : 12.30 – 14.30 WIB

Tempat : SMA Negeri 9 Yogyakarta

Pada program kali ini Yuk Nonton!!! di Sekolah mengambil tajuk ‘Cerita Tentang Sekitar’. Kata ‘sekitar’ pada tajuk program kami berujuk pada pelajar SLTA sebagai objeknya. Namun, cerita yang kami maksud disini bukanlah cerita kehidupan sekolah sederhana mengenai persahabatan serta percintaan yang dirasakan oleh siswa remaja. Sebaliknya, disini kami mencoba memberikan tawaran film-film yang diciptakan oleh siswa menengah atas dengan gagasan, issu, dan bentuk yang menarik.

Akan ada empat film yang akan ditayangkan. Pertama, Film ‘Pengantin Sunat’ karya Indriyani yang menangkap fenomena bahwa kedewasaan laki-laki itu ditandai dengan sunat. Namun, dalam film ini kata ‘dewasa’ justru terasa aneh dan tidak pas ketika anak kecil yang sudah sunat kemudian semerta-merta dianggap sudah ‘dewasa’. Selanjutnya, film ‘Galian C’ karya Wely Alfian menangkap fenomena mengenai wilayah tambang galian pasir di Purbalingga yang menjadi polemik. Film ketiga adalah ‘ Izinkan Saya Menikahinya’ karya Raeza Raenaldy Sutrimo. Melihat judulnya saja mungkin terkesan mengada-ada, anak SMA kok buat film tentang pernikahan?. Justru film ini menarik ditonton, karena bukan perkara cinta biasa yang diusung, melainkan bagaimana peristiwa kelam masa lalu negara bisa membatalkan pernikahan pasangan yang ingin menikah. Terakhir, film dokumenter ‘Urut Sewu Bercerita’ secara gamblang menceritakan kondisi petani di Urut Sewu yang terganggu oleh keberadaan aparat negara. Film ini juga hendak bercerita tentang keprihatinan para petani Urut Sewu karna lahannya direbut dan dirusak serta mendapat perlakuan arogan dari aparat negara.

Semoga melalui keempat film yang diciptakan oleh siswa-siswi menengah atas ini bisa merangsang kita bersama untuk lebih peka terhadap isu dan permasalahan yang terjadi di sekitar kita. Karena seperti pepatah mengatakan bahwa generasi mudalah yang akan menjadi masa depan sebuah bangsa.

Selamat menonton,

Yogyakarta, 20 Agustus 2017

M. Reza Fahriyansyah

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.